Pemerintah
akan menutup 83 situs web (website)
yang menjual obat ilegal dan obat palsu
berdasarkan hasil Operasi Pangea V
yang digelar pada 25 September-2
Oktober lalu.
Operasi Pangea adalah aksi
internasional yang menyasar penjualan
produk obat ilegal termasuk obat palsu
secara online. Keikutsertaan Indonesia
dalam operasi ini adalah kali kedua
sejak operasi itu digelar sejak lima
tahun yang lalu.
"Kami akan mengirimkan suratnya hari
ini, ke Kementerian Kominfo agar situs
website yang teridentifikasi
menawarkan dan memasarkan produk
obat ilegal secara online ini untuk
diblokir," kata Kepala Badan Pengawas
Obat dan Makanan (BPOM) Lucky S.
Slamet dalam temu media di Jakarta,
Senin (8/10/2012).
Sebanyak 100 negara ikut serta dalam
operasi Pangea V yang dikoordinasikan
oleh International Criminal Police
Organization (ICPO)- Interpol dan di
Indonesia dilakukan secara terpadu
antara BPOM, Kepolisian, Kejaksaan
Agung, Kementerian Kominfo dan Ditjen
Bea Cukai Kementerian Keuangan
dalam kerangka Satuan Tugas (Satgas)
Pemberantasan Obat dan Makanan
Ilegal.
Pada saat pelaksanaan operasi, BPOM
melakukan pemeriksaan atas empat
sarana distribusi, yaitu tiga sarana di
DKI Jakarta dan satu sarana di wilayah
Yogyakarta.
Sebanyak 66 item obat ditemukan dan
disita dari operasi tersebut yang terdiri
atas 40 item produk kategori disfungsi
ereksi, 3 item produk perangsang libido
wanita, 4 item anestesi lokal, 8 item
obat tradisional penurun berat badan,
dan 2 item suplemen makanan ilegal
serta 9 item produk kategori lainnya
dengan nilai keekonomian ditaksir
sekitar Rp 150 juta.
"Tren temuan Operasi Pangea V di
Indonesia ini hampir sama dengan tren
temuan Operasi Pangea IV tahun 2011
yaitu obat disfungsi ereksi, diikuti jenis
obat penurun berat badan dan
perangsang libido wanita," kata Lucky.
Dua orang pelaku yang memasarkan
produk obat ilegal secara online juga
telah ditahan di Bareskrim Polri dan
telah dilakukan penyitaan terhadap
seluruh barang bukti untuk diproses
secara hukum.
Lucky meminta kepada masyarakat
untuk membantu melaporkan praktik
penjualan obat dan makanan ilegal baik
secara online maupun tidak untuk
membantu penertiban karena efek dari
obat dan makanan ilegal itu berbahaya
bagi manusia terutama kalau
dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
"Untuk obat pelangsing yang disita saat
ini kandungannya sedang dalam
pengujian, tapi kajian kami dari produk
serupa mengandung bahan kimia yang
tidak diperbolehkan yang efek
sampingnya mulai dari denyut jantung
meningkat, gangguan ginjal, kejang,
sulit tidur dan lainnya," papar Lucky.
Jejaring media sosial juga tidak akan
luput dari pantauan Satgas karena
media itu juga seringkali melakukan
penjualan obat ilegal.
"Social media ini target selanjutnya.
Kami memang akan memperluas
cakupan operasi, baik dari daerah
maupun jenis medianya. Kita lakukan
pemantauan sepanjang tahun," kata
Lucky.
--------------------------------------------------------
Mau punya web jual tiket harga 50rb saja klik http://jualmurahblogtiket.blogspot.com
Saya hasilkan 61 juta di bisnis ini dengan mudah http://birotiket.biz
Rahasia bisnis tiket pesawat klik http://carabisnistiket.com
Punya usaha tiket modal kecil klik http://birotiket.com/?id=azzahra
Kacamata mp3, video, pencam dan gadget murah lainnya kunjungi http://bisnisgadget.tokobagus.com
Cari tiket pesawat promo murah ? Kunjungi http://ibentravel.com
Langsing alami tanpa efek samping klik http://panduandietsehat.com
Pasang iklan gratis hanya di http://iklaniben.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 




















0 komentar:
Posting Komentar