Colorado - Polisi Colorado Amerika
Serikat menemukan sejumlah
rangkaian bom yang dijadikan
jebakan di setiap akses masuk
apartemen pelaku penembakan saat
premier film Batman 'The Dark Knight
Rises'. James Holmes, si pelaku
penembakan tersebut ternyata
memasang 30 granat yang dirangkai
menggunakan kabel dan cairan
mudah terbakar di pintu, jendela,
dan akses masuk lainnya di
apartemennya.
"Apartemen Holmes rapi tetapi masih
terdapat jaringan kawat dan situasi
tetap berbahaya," kata Juru Bicara
ATF, seperti dikutip dari
news.com.au, Minggu (22/7/2012).
Polisi setempat akhirnya
menggunakan robot anjing
berukuran sedang dan kamera agar
dapat melihat kondisi apartemen
Holmes dari dalam. Alhasil, polisi
berhasil membereskan rangkaian
kabel yang diduga sebagai pemicu
ledakan.
"Kabel berhasil dinetralisir sekitar
pukul 10.00 WIB, tetapi robot masih
diperlukan untuk menetralisir bom,"
ujar juru bicara kepolisian Aurora,
Colorado, AS.
Bom lainnya diledakan oleh polisi di
lokasi sebagai upaya menjinakkan,
sempat terjadi beberapa ledakan
kecil. Namun, 30 granat yang saling
terhubung dengan kabel harus
dibawa dengan truk pasir ke sebuah
lokasi yang aman untuk diledakan.
Rangkaian kabel yang
menghubungkan 30 granat
merupakan hal baru yang ditemui
oleh satuan penjinak bom AS. Motif
tindakan keji Holmes masih belum
diketahui dan menjadi misteri, walau
Holmes mengakui pada polisi soal
bom yang disiapkan di
apartemennya.
"Hal ini unik, anda tidak melihat ini
setiap hari karena kebanyakan di
Amerika adalah bom pipa," ujar juru
bicara yang tidak diketahui namanya
tersebut.

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 




















0 komentar:
Posting Komentar