Garut - Diiringi isak tangis kedua
orang tua, Dian Hadinsyah (35) dan
Lilis (30), jenazah Rahayu Novindini
(6), korban pembunuhan sadis
akhirnya dimakamkan di pemakaman
umum Kampung Patrol, Desa
Margahayu, Kecamatan Leuwigoong,
Garut, Jawa Barat, Jum'at sore ini.
Keluarga minta pelaku dihukum mati.
Puluhan pelayat baik sanak saudara
maupun tetangga dekat, menitikan
air mata mengantar kepergian Ayu,
sapaan akrab Rahayu. Sedangkan
sang ayah almarhum, Dian
Hadiansyah, mengaku sangat
terpukul atas peristiwa tersebut.
Sebelum peristiwa yang merenggut
nyawa anaknya, tidak ada pirasat
buruk apapun.
"Hanya saja waktu pencarian,
sekelebat saya sempat melihatnya.
Bahkan mendengar suaranya
memanggil nama saya," ucap Dian
sambil menitikan air mata.
Hal yang sama disampaikan kakek
korban, Atang (56). Saat melakukan
upaya pencarian, dirinya melihat
bayangan cucunya di tembok rumah
tersangka.
"Sehingga waktu itu, kami bersama
warga mendobrak pintu rumah
tersangka. Hasilnya memang benar,
hanya sayang Ayu sudah meninggal,"
paparnya sambil menghela napas
panjang.
Pihak keluarga meminta aparat
kepolisian untuk mengusut kasus
tersebut hingga tuntas serta
berharap tersangka dihukum dengan
hukuman yang setimpal.
"Kalau bisa dihukum mati!" tandas
Atang.

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 




















0 komentar:
Posting Komentar