Banyak
penelitian menjelaskan mengenai
khasiat bir dan susu bagi kesehatan,
tapi tidak menjelaskan secara rinci zat
apa di dalamnya yang bermanfaat
bagi kesehatan. Baru-baru ini,
ilmuwan telah menemukan 'molekul
ajaib' yang tersembunyi di dalam bir
dan susu yang diketahui dapat
mencegah obesitas.
Sebuah penelitian menemukan
bahwa molekul yang disebut
nicotinamide riboside (NR) ini
secara tak langsung dapat
mempengaruhi aktivitas metabolisme
sel dan berperan penting untuk
mencegah kenaikan berat badan dan
diabetes. Selain itu, molekul ini juga
dapat meningkatkan kinerja otot dan
bermanfaat bagi aspek kesehatan
lainnya.
"NR tampaknya berperan untuk
mencegah obesitas. Tikus yang
makan makanan kaya lemak NR lebih
sedikit mengalami pertambahan
berat badan daripada tikus yang
mengonsumsi makanan yang sama
tanpa suplemen NR. Selain itu, tidak
ada tikus yang diberi NR memiliki
indikasi terkena diabetes," kata
peneliti, Carles Canto dari Sekolah
Politeknik di Lausanne seperti dilansir
Medical Daily.
Temuan yang dipublikasikan di jurnal
Cell Metabolism ini menunjukkan
bahwa tikus yang diberi suplemen NR
selama 10 minggu memiliki daya
tahan tubuh yang lebih baik dan
mengalami peningkatan energi
dibandingkan dengan yang tidak
diberi suplemen.
Tikus yang diberi suplemen juga
berada dalam kondisi lebih fit saat
diperiksa serat ototnya. Dan yang
lebih hebat lagi, pemberian
suplemen ini tidak menyebabkan efek
samping.
"Sel-sel tubuh menggunakan molekul
ini hanya saat membutuhkannya, dan
sisanya dibuang tanpa berubah
bentuk menjadi zat apapun yang
sifatnya merusak," kata Canto.
Para peneliti percaya bahwa
peningkatan molekul NR dapat
meningkatkan fungsi mitokondria,
pemasuk sumber energi bagi sel.
Mitokondria juga diyakini berperan
dalam proses penuaan.
Akhirnya, peneliti berhipotesis bahwa
merangsang mitokondria
menggunakan molekul NR dapat
membuat panjang umur serta
meningkatkan kesehatan secara
keseluruhan. Sayangnya, molekul ini
sangat kecil dan sulit untuk
direproduksi.
"Saat ini, kita bahkan tidak bisa
mengukur konsentrasinya dalam
susu. Jadi tidak mungkin kita bisa
tahu berapa banyak yang harus
diminum untuk dapat mengamati
dampaknya," kata Canto.
Meskipun demikian, para peneliti
berharap dapat menguji manfaat
molekul ini untuk orang banyak
dalam uji klinis di masa depan.

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 





















0 komentar:
Posting Komentar