Dari sekian
banyak dampak negatif asap rokok,
kerusakan pada saluran napas relatif
paling sering dijumpai. Gejalanya
bukan cuma batuk, tapi lebih
beragam jika sudah mengarah pada
kerusakan yang sifatnya permanen
dan bahkan mematikan.
"Racun rokok bersifat silio toksik.
Sebatang rokok bisa mematikan
sebatang silia (rambut getar di
saluran napas)," kata Dr Ahmad
Hudoyo, SpP(KP), FCCP dari RS
Persahabatan dalam seminar Hidup
dalam Lingkungan Sehat dengan
Tidak Merokok di Klub Kelapa Gading.
Tanda-tanda rokok sudah mulai
membunuh sebagian besar rambut
getar dan merusak saluran napas
secara keseluruhan, seperti
dituturkan Dr Ahmad Hudoyo
adalah sebagai berikut.
1. Batuk berdahak
Salah satu gangguan pernapasan
yang paling sering dialami oleh
perokok adalah bronkitis kronis.
Gejalanya antara lain inflamasi atau
radang yang menyebabkan batuk
yang tidak sembuh-sembuh, yang
disertai ekskresi sputum atau dahak
yang berlebihan.
Karena asap rokok juga bersifat silio
toksik, maka penderita bronkitis
kronis juga akan kehilangan fungsi
silia atau rambut-rambut getar di
saluran napas sehingga mekanisme
pengeluaran dahak terganggu. Salah
satu akibatnya adalah obstruksi atau
penyumbatan saluran napas.
2. Sesak napas
Asma atau sesak napas yang
memburuk juga termasuk gangguan
yang paling banyak dialami oleh
perokok, khususnya yang memang
dari awal punya riwayat penyakit
tersebut. Selain memperburuk,
paparan asap rokok juga sering
menjadi pencetus kekambuhan
serangan asma.
Selain karena asma, rokok juga bisa
memicu sesak napas akibat kondisi
lain seperti rusaknya jaringan paru
dan juga pembengkakan di bagian
tersebut.
3. Paru-paru bengkak
Kalau diibaratkan seperti karet gelang,
paru-paru yang sehat itu bersifat
lenting atau kenyal. Kalau sudah
terpapar asap rokok, jaringan paru
akan jadi bengkak ukurannya tetapi
lembek teksturnya seperti karet
gelang yang direndam minyak tanah.
Paru-paru yang membersar tetapi
berkurang fungsinya dialami oleh
perokok yang menderita emfisema.
Secara medis, kondisi ini dicirikan
dengan hilangnya elastisitas jaringan
paru dan disertai rusaknya atau
sobeknya alveoli atau kantung udara
sehingga oksigen susah masuk.
4. Berat badan turun drastis
Penyakit yang sering disebut-sebut
sebagai dampak terburuk dari asap
rokok adalah kanker paru. Jenis
kanker yang satu ini dijuluki 'kanker
yang baik hati' karena tidak
menyebabkan sakit pada stadium-
stadium awal, mengingat paru-paru
tidak memiliki jaringan saraf.
Tidak banyak gejala yang bisa diamati
sebagai tanda-tanda awal kanker
paru. Namun kebanyakan penderita
kanker paru mengalami penurunan
berat badan yang sangat drastis dan
baru bisa ketahuan kalau kanker
setelah dilakukan pemeriksaan lebih
lanjut.
5. Nyeri dada
Kanker paru yang sudah memasuki
stadium lanjut sering dicirikan dengan
nyeri dada, ketika pertumbuhan
jaringan kanker mulai mendesak
organ lain di rongga dada. Keluhan
ini juga sering disertai dengan sesak
napas karena rongga dada
menyempit.
Ketika sudah memasuki stadium
lanjut, peluang hidup penderita
kanker paru yang sering dinyatakan
dalam 5-year survival rate hanya
sekitar 13 persen. Dari berbagai kasus
yang pernah dijumpai, hanya 10-20
persen kanker paru yang bisa
sembuh dengan operasi.

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 





















0 komentar:
Posting Komentar