Kiev - Kembali Inggris gagal
memenangi pertandingan yang
harus dituntaskan melalui adu
penalti. Padahal skuad The Three
Lions sudah mempersiapkan
skenario tersebut, yang sayangnya
itu tak banyak membantu.
Inggris sukses meredam
gempuran Italia selama 2 x 45
menit pertandingan babak
perempatfinal. Dominasi
penguasaan bola Gli Azurri yang
berlanjut hingga periode
perpanjangan waktu juga berhasil
dipatahkan Steven Gerrard cs
dengan permainan bertahan.
Namun The Three Lions
kemudian tak bisa melepaskan diri
dari kutukan adu penalti.
Kegagalan Ashley Cole dan Ashley
Young menjebol gawang Gianluigi
Buffon membuat Inggris tersingkir
karena kalah 2-4.
Disebut pelatih Roy Hodgson usai
pertandingan, timnya sudah
mempersiapkan diri untuk
menjalani adu penalti dengan
menggelar latihan khusus. Eks
pelatih Udinese dan Liverpool itu
secara pribadi berharap bisa
mengantar timnya menyudahi
mimpi buruk adu penalti.
Tapi apa daya, Inggris tetap kalah
2-4. Dan itu memperpanjang
catatan buruk mereka, yang sejak
tahun 1990 cuma memenangi
satu dari tujuh adu penalti yang
dihadapi.
"Saat kami membawanya ke adu
penalti, saya berharap kami bisa
menjadikannya sebagai turnamen
di mana kami bisa memenangi
adu penalti. Jelas kalau latihan tak
bisa banyak membantu kami
dalam kesempatan ini," sahut
Hodgson di Reuters.
"Untuk periode yang panjang
(selama pertandingan), itu adalah
pertarungan taktik yang seru.
Kami mencoba yang terbaik, kami
bekerja semaksimal mungkin yang
kami bisa," lugas dia.

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 





















0 komentar:
Posting Komentar