Jakarta, Tidak semua
perusahaan multi level marketing
(MLM) menjalankan bisnisnya dengan
benar. Alih-alih MLM, banyak
perusahaan justru menjalankan
bisnis Ponzi atau gali lubang tutup
lubang. Masyarakat harus waspada.
Salah satu kasus yang tengah
diproses Kepolisian adalah PT
Gradasi Anak Negeri, perusahaan
dengan format MLM ini diduga
melakukan penipuan investasi
kepada masyarakat. Bisnis yang
dijalani GAN menjajakan sarden
'Kiko'.
Atas dasar tersebut, Ketua Satuan
Kerja (Satgas) Penanganan Dugaan
Tindakan Melawan Hukum di Bidang
Pengelolaan Investasi, Sarjito
meminta regulator industri MLM
untuk menelusuri rekam jejak setiap
perusahaan MLM.
"Untuk kasus Gradasi Anak Negeri,
regulator di bidang multi level
marketing kita imbau untuk benar-
benar mendalami persis apakah MLM
ini (GAN) menjalankan bisnis
usahanya melalui produk atau hanya
Money Game," kata Sarjito di Jakarta,
Sabtu (8/6/2012).
Ia pun berharap regulator MLM
mampu melakukan pengawasan
yang ketat. Perlu dilakukan evaluasi
terhadap manajemen setiap
perusahaan MLM. "Pengurusnya
kredibel atau tidak. Siapa
pengurusnya. Direksinya," jelasnya.
Sebagai pimpinan Satgas, modus
operandi ala GAN atau Koperasi
Langit Biru pimpinan Ustad Jaya
Komara bukan hal yang baru di
Indonesia. Pada awal bisnis Money
Game banyak terjadi di daerah.
Namun dengan perkembangan
teknologi informasi, bisnis ini
merambah dunia maya. Melalui iklan
di situs internet, perusahaan
mengajak berinvestasi Forex Trading
dengan janji keuntungan tinggi.
"Investasi lewat internet. Ini cukup
banyak. Yang jadi sasaran bukan ibu-
ibu yang tidak melek internet. Tapi
para mahasiswa, pekerja kantoran,
yang kembali rasionalitas mereka
tertutup dengan janji-janji. Justru
proses penguatannya terjadi karena
ada sodara telah ikut dan oke-oke
saja," paparnya.
Bentuknya pun semakin berkembang.
Berdasarkan catatan Satgas, 'Baju'
Koperasi dan Forex Trading jadi
pilihan yang banyak dipakai
manajemen perusahaan Money
Game.
Lalu bagaimana membedakan
perusahaan MLM asli dengan palsu?
Berikut kami sajikan. Data dikirimkan
oleh pembaca detikFinance yang juga
aktif pada bisnis MLM.
Bisnis format Money Game :
Pengelola memutar uang
pendaftaran atau investasi
anggota
Produk sepele seperti
kecap, beras, atau lainnya,
dan bukan produk kualitas
tinggi yang diproduksi
secara khusus
Member dijanjikan
keuntungan tinggi tanpa ada
penjelasan dari mana
sumber uangnya
Member tidak dituntut
untuk mengembangkan
bisnis jaringan pribadi atau
melakukan penjualan
Tidak Transparan
Bisnis MLM atau penjualan langsung
(Network Marketing):
Pengelola tidak memutar
uang pendaftaran atau
investasi
Produk spesialis dan tidak
dapat ditemukan di pasar
umum
Keuntungan anggota jelas
dan berasal dari usaha
member tersebut
Member dituntut untuk
mengembangkan bisnis
jaringannya dan berjualan
produk jika ingin sukses
Terbuka dan transparan

Dengan bergabung di Bisnis Tiket Pesawat anda memiliki peluang penghasilan yang sangat luar biasa. Untuk lebih jelasnya silahkan klik menu 





















0 komentar:
Posting Komentar